Bumbu rahasia

3 October 2012

Sadar ga klo kita makan makanan yang dikasih, entah kenapa pasti rasanya lebih enak. Lebih nikmat. Na juga ga tau kenapa. Tapi yang jelas seharusnya setiap kita makan. Semua makanan itu terasa sama nikmat-bangetnya. Karena semua makanan itu adalah rezeki dari Allah. Na rasa hal “makanan yang dikasih orang lebih enak” itu kenapa bisa eksis, mungkin saja rasa syukur dan bahagia yang ada saat makan yang dikasih itu lebih besar. Yak. Walaupun makan makanan beli sendiri, syukur dan bahagianya ga boleh kalah. At the end, ternyata syukur dan rasa terima kasihlah yang selalu bikin hal jadi makin enak dan nikmat, bumbu bikin sesuatu menjadi nikmat tak terperi
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ(7)

Artinya: “dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (Qs. Ibrahim : 7)
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ(7)

Artinya: “dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (Qs. Ibrahim : 7)

Writing

27 April 2012

Hai! Sebenarnya tulisan ini termasuk curhat si. Hhehe. Sebenarnya saya ingin sekali banyak menulis, tapi semua itu banyak terhalang sama rasa malu. Maksudnya, saya yakin di dunia ini masih banyak orang yang jauh lebih keren untuk menshare apa yang dia punya untuk di ketahui orang-orang, dan orang-orang keren itu bukan saya. Sering saya juga berfikir, buat apa menulis? Nampaknya apa yang ada di dalam pikiran saya juga ada di dalam pikiran orang-orang bukan?. Dan saya takut, dengan menulis, orang lain jadi memiliki ekspektasi berlebihan terhadap saya dimana diri saya cuma manusia biasa aja yang sedang dalam perjalanan. Jadi takut dikira sombong aja sebenarnya dan saya takut dikira menggurui bila saya membuat tulisan. Intinya itu sih, kenapa tulisan di blog ini agak tersendat. Umm tapi ya sudah lah.  Sekarang sudah bisa nulis lagi karena dapet inspirasi dari seseorang. Thanks. Saya sekarang intinya hanya ingin mencoba untuk bermanfaat. Jelas jelas bukan ingin dibilang hebat. Bukan ingin menggurui. Tidak ingin dianggap paling tahu. Um. Dan saya percaya, satu dari sekian pembaca tulisan ini pasti ada yang mengerti apa saya rasakan dan percaya apa yang saya ungkapan.

Love,
Sabrina

The Hunger Games

29 March 2012

Sejujurnya, saya sangat menyukai film. Um. Senin kemarin saya baru nonton film yang keren, yang banyak memberikan pelajar. Yaa, sebenernya semua film itu dapat memberikan pelajaran yang bisa diambil si. Tapi disana, saya bisa belajar kalau dunia ini, bisa disimbolisasi bagaikan “The Hunger Games”. Di Qur’an juga bilangkan, Dunia adalah permainan dan senda gurau” [QS. al-Ankabuut (29): 64]. Bener-bener bisa dibaratkan “The Hunger Games” itu dunia. Dunia itu permainan, kata Quran. Awalnya kita tidak mengerti, dunia itu permainan? dunia itu monopoli? apa dunia itu menyenangkan kaya main PS?

Tapi bisa banget kan? dunia ini diibaratkan kaya “The Hunger Games”. Kita semua tributenya. Kita districs dari wilayah ayah ibu kita. Kita yang terpilih untuk ke dunia, untuk memainkan “Hunger Games” ini. Perhatikan deh, walaupun hari berganti, para tribute itu tetap waspada dan tidak terlena sama keindahan arena “Hunger Games”. Liat deh, mereka semua bisa melakukan apa saja, mau jahat, baik, tapi mereka kadang ga sadar, ada kamera yang terpampang di setiap sudut, yang dilihat sama para penonton di masing-masing districs. Disana, Katniss lupa, di arena Hunger Games, dia punya crush sama Peeta, dia ga sadar kalau sebenernya Gale ngeliat dia di monitor, dan Gale pastinya kecewa sama apa yang Katniss lakukan di The Hunger Games. di Hunger Games, setiap orang menunggu siapa korban berikutnya, sangat berharap agar banyak korban yang jatuh.

Ya. Seharusnya kita mencontoh kewaspadaan mereka, kewaspadaan kita di dunia ga boleh kalah sama kewaspadaan yang ada di “Hunger Games”. Kita tidak boleh lengah sama “Hunger Games” kita sendiri. Kita harus hati-hati dengan semua yang kita lakukan, karena “kamera malaikat” lebih detail dari kamera yang ada di film The Hunger Games itu. Yakinlah, Setan-setan di dunia juga sangat menunggu agar kita menjadi korban dunia berikutnya. Fuih. Satu lagi pelajaran yang didapat dari film itu adalah makna dari semua harapan “hope”, ekspektasi, doa. Yang tadinya hopeless, pemenang hunger games cuma ada satu, yang tadinya Peeta udah menyerah duluan, ternyata klo kita berharap, ga ada yang gabisa berubah. Akhirnya, pemenangnya jadi ada satu pasang, dan itu dari districs 12.

Yap. Berdoalah, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

That is what i’ve learned from “The Hunger Games”.

Politik

12 October 2011

Politik itu licik. Ntah knapa masih kaya gitu kesannya. Orang yang tidak berpolitik pasti tidak diamanahkan. Kualitas manusia segitu aja dinilai. Mungkin memang politik itu sekarang memang menjadi kebutuhan. Ada baik. Dan ada jahat. Toh para pendahulu itu dulunya tak ingin berpolitik. Yang disayangkan, orang yang berpolitik belum tentu lebih baik dari orang yang tidak berpolitik. Kebanyakan orang berpolitik yang saya tau, mereka oportunis.

Kebanyakan, orang yang berpolitik, mendapatkan suatu jabatan dengan mudah. Padahal kapasitas belum tentu cukup. Itu yang saya sayangkan. Intinya, bila ada insan politik yang bisa sangat “profesional” dan demi kebaikan. Tentunya Saya ga masalah. Namun, kebanyakan insan politik itu tidak profesional « Intinya itu ternyata.

Semoga kebaikan selalu terwujud. Semoga kita semua bisa jadi manusia rahmat semesta alam. Aamiin. Bila kamu sedikit kecewa, kamu sangat profesional & pekerja keras, mengabdi padaNya, menyerahkan diripadaNya, lalu dunia tidak memihak padamu. Yakinlah Allah Maha Adil. Jangan putus asa bila di dunia, hasil itu tak tampak. Allah akan membalasnya. Semua kerja kerasmu.. Di hari akhir.. InsyaAllah.. Sabar ya..

 

With plenty of Love.

Sabrina.

Graduated

8 October 2011

Masih segar dalam ingatan. Saya lulus. Saya sudah disahkan menjadi Sarjana. Oh God. Saya begitu senang.  Ini 2 status facebook yang na update setelah pengumuman.

Sabrina Katili, ST!! Alhamdulillah. Also congratulation to 33 others, new chemical engineer! Can’t stop smiling. Just can’t believe it. #bouncing October 4 at 3:46pm

lalu,

I really wanna thank to Allah, my family, all of my lovely dosen (i miss them already. really!), TK ITB 07, Sabiq family, Gamais, childhood mates, harmonix and everyone, everyone, everyone who came up to my soul in my 21 years of life. Thankyou!! :’) October 4 at 5:01pm

Di TK itu bener-bener massa yang cukup berat menantang. Na ga ngerti lagi. Satu hari sebelum pengumuman ini, otak-otak na bener dipaksa seharian buat mikir. Dari jam 8 sampe jam 5an. Kalian kebayang?. Dari jam 8 sampe jam 5 itu dibagi 4 sesi soal. Di sesi ke4, sesi yang ga terlalu berat sebenernya. Tapi na sempet 10 menit berhenti mikir. Na udah ga kuat gitu, na kasian sama otak Na. Na takut terjadi apa-apa. Yah. Tapi semuanya telah terlewati. Hal yang berat-berat tadi dengen mudah dilupakan.Hehe.

Na begitu berterimakasih kepada ITB yang telah memberi kesempatan na untuk belajar disini. Yap. Dosen-dosen pembimbing TA, Dr. Subagjo dan Dr. Melia Laniwati, tanpa bimbingan dari mereka untuk menyelesaikan tugas akhir penelitian  dengan judul “Pengembangan Katalis Berbasis Alumina untuk Dehidrasi Etanol menjadi Etilen” mungkin ga cepat terselesaikan. Penelitian itu juga ga ada apa-apanya tanpa Bantuan Riko, ST🙂. Hehe

Dr. Dwiwahju Sasongko, (Dekan FTI !!! ****-2010  – selama 2 periode) yang juga pembimbing KP saya.  Di depan Pak Song, kayanya jarang banget na bisa menjawab pertanyaannya. Yap. He’s really smart!. Thank you, Pak, banyak-banyak-banyak belajar darinya, he’s one of my fave. KP itu bagian dari Tugas Akhir karena saat pendaftaran kompre, kamu wajib untuk menyertakan softfile laporan KP kamu di CD persyaratan perserta kompre.

Dr.  Retno Gumilang Dewi, pembimbing Rancangan Pabrik saya. Thanks Bu, pelajaran menulis dari ibu nempel kaya apa banget. Dan Tugas Rancang Pabrik ini ga akan terselesaikan tanpa bantuan partner Joe dan Rusnang.

TA Penelitian dikerjakan di Semester 6,7 dan 8. (3 Semester)

TA Kerja Praktek dikerjakan di Semester 7. (1 Semester)

TA Rancang Pabrik di Semester 8. (1 Semester)

3 Faktor utama yang membuat saya menjadi sarjana, selain faktor-faktor akademik lainnya seperti lulus mata kuliah.

Mam, Sir, Bapak-Ibu Dosen pembimbing. This is my facebook updates for you all.

Dear bapak ibu dosen.. You just have to know how much this means to me :’> – 5 Oct 2011 – 5.01 am

Saat pengumuman kelulusan, Na bahagia karena 100% peserta kompre Oktober lulus. Kami lulus bersama!. Saat itu juga, Na sedih karena harus meninggalkan tempat indah ini. Dimana aliran ilmu terus mengalir. Na sedih harus meninggalkan semua dosen-dosen disana. Saat itu mungkin ada sekita 20 dosen yang berada di dalam ruangan. Menyaksikan kami. Termasuk keempat dosen pembimbinga TA-TA saya. THEY WERE THERE!!!!

Saya benar-benar ingin mengenal lebih dekat mereka, semua dosen pembimbing saya. Satu atau dua semester belum cukup rasanya untuk lebih mengenal mereka. Love. You. All.🙂

Steve Jobs

8 October 2011

Saya sedih, sempat menangis dengan air mata yang ga berhenti kemarin malam. Steve Jobs meninggal.

image

He’s one of my hero. Kesederhanaannya. Totalitas dia. Kreatifitas dia. Potensi dia yang dia keluarkan semua. Dia sakit. Bahkan dia, na tau dia divonis sakit udah lama. Bahkan dia sempet tranplantasi hati😦. Tapi dia tahan itu semua untuk berkarya. Na tau dari agustus kmaren, klo dia ngundurin diri dari CEO Apple karena dia sakit. Tapi masih aja, menurut sumber, dia ngaku klo dia ingin liat Apple mandiri, itu alasan utamanya. Ntah kapan sampe ada orang yang bisa menggantikan dia. Dia begitu sederhana, kita lahir di tanggal yang sama 24 Februari. Jadi memang na suka ngestalk Steve Jobs, dan berharap bisa menjadi  manusia rahmat semesta alam seutuhnya. Yang na liat, dia begitu sederhana, na suka dia, dia hidup untuk berkarya. I really wanna be like him. Just not wasting time for impress others. Steve, Na bener-bener kehilangan.

Dia itu lover, begitu sayang sama anak dan istrinya. Semoga mereka diberikan ketabahan.

Marriage (again)

20 August 2011

Pernikahan itu sebenernya dilihat seperti suatu jalan yang menyenangkan dan sangat indah. Tapi sebenarnya, di sisi lain. Itu adalah sebuah kondisi dimana kita naik ke tingkatan yang lebih tinggi. Meninggalkan kenyamanan saat kita bersama orang tua dan memulai sebuah perjuangan yang tidak mudah. You can ask your parent anything like everything you need. But, in marriage it will be different.

Yap. Na sakit. Lemes. Powerless. Setelah semuanya selesai. Semua orang tau kan, sakit itu emang ga enak. Trus na 2 hari ini ga puasa lagi, karena na mun***, semoga besok bisa puasa🙂. Trus klo keluar, pasti na batuk-batuk yang bikin na mau mun***. Jadi kayanya na harus tetap tinggal di kamar. Atau keluar kosan dengan pake masker. Umm. Na berdoa semoga ini yang terbaik. Na gamau menjadi hamba yang tidak bersyukur, mungkin sekitar 21 tahun na dikasih sehat. Dan Allah cuma menguji beberapa hari saja. Sangat kecil lamanya dibandingkan nikmat 21 tahun yang Allah kasih. So enjoy🙂. Allah always loves you. Be thankful just whenever, wherever.

Fame (7)

19 July 2011

3 tahun ini na belajar arti ketenaran. He. Banyak bertemu oran-orang yang hebat, sangat hebat. Tapi mereka ga menganggap penting sebuah ketenaran. Kebanyakan na tau namanya, tapi pas search fotonya, sulit nyarinya, padahal achievementnya banyak banget. Mereka bisa kok, masang foto mereka bersanding dengan pengabdian besar yang mereka capai. tapi kenyataannya ga gitu. Yang penting kerjanya. I think, that makes you behave normally. And It’s good.

Marriages (6)

18 July 2011

Yap. Everyone wants it. i think marriages is some kind of reactor. Every girl thinks that marriages is the ending, the happy ending. But, the fact is marriages isn’t the ending. It’s the beginning. Yeah. Pernikahan itu kaya reaktor yang bikin kamu berada di suatu titik akhir. Pernikahan itu adalah sebuah proses untuk menempuh jalanNya. Input, Proses, Output. Yang kita inginkan itu Outputnya bertemu denganNya di Surga. Dan pernikahan adalah prosesnya. Mau prosesnya sangat mulus, sangat spontan, delta Gnya sangat minus. Atau prosesnya berat, harus ditekan sampe mega bar mungkin, harus dipanaskan sama ribuan celcius mungkin. Hanya Dia yang tau. It’s a new things that i learn abot marriages. Thank you.🙂 But, i still believe that fairytales are true.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.