sungkan memberi pujian?

11 July 2010

Bismillahirrahmanirrahim🙂

Rasul itu suka memuji loh, tentu suatu pujian kepada orang yang pantas untuk dipuji. Pasti sudah tidak asing lagi, hanya ingin me-refresh kembali.

Contohnya dalam sabda Beliau tentang Abu Bakar berikut ini. “Andaikata aku boleh mengambil seorang kekasih selain Rabbku, niscaya aku mengambil Abu Bakar sebagai kekasihku. Namun, ia adalah saudara dan sahabatku.”

Sabda Rasulullah kepada Umar ra, “Andaikata engkau melalui suatu jalan, tentu setan akan melalui jalan yang lain.”

Sabda Beliau tentang Utsman ra, “Sesungguhnya ia adalah orang yang para malaikat pun merasa malu terhadap dirinya.”

Sabda Rasulullah saw terhadap Ali ra, “Di mataku, engkau seperti kedudukan Harun di mata Musa”

Sabda Rasulullah saw tentang Khalid bin Walid ra, “Ia adalah salah satu dari pedang-pedang Allah.”

Sabda Rasullulah saw tentang Abu Ubaidah. “Ia adalah kepercayaan umat ini.”

Beliau memuji sekumpulan sahabatnya. Bagaimana dengan kita?

One Response to “sungkan memberi pujian?”

  1. nurulwidya said

    Buat nambah refernsi,dude😀

    Kelengahan terjadi ketika orang haus pujian
    Pujian dalam takaran tertentu memang punya pengaruh baik. Dalam manajemen, ada istilah punish and reward: hukuman dan penghargaan. Sebuah kesalahan akan cepat terkikis jika ada hukuman. Dan sebaliknya, sebuah prestasi akan terus meningkat jika ada penghargaan. Dan penghargaan inilah sebagai bentuk lain dari pujian.

    Masalah akan muncul jika pujian bukan lagi sebagai sarana. Tapi, tujuan. Pujian jenis ini bisa dibilang sebagai penyakit. Apa pun bisa dikorbankan asal bisa dapat pujian. Biasanya, orang yang rawan terhinggap penyakit ini mereka yang tergolong orang ‘besar’, jenius, kaya, pejabat, dan sebagainya. Rasulullah saw. mengatakan, “Berhati-hatilah dengan pujian. Sesungguhnya itu adalah penyembelihan.” (HR. Al-Bukhari)

    Orang yang cinta pujian selalu ingin terlihat tampil lebih. Termasuk saat menyampaikan gagasan, usulan, dan sejenisnya. Karena terdorong ingin terlihat lebih, tidak heran jika sesuatu yang sebenarnya tergolong rahasia bisa keluar begitu saja. Tanpa beban.

    Di satu sisi, orang memang akan menilainya lebih. Dan pujian pun mengalir. Tapi, ada kelemahan yang mudah terbaca: “Berikan saja pujian, dia akan memberikan apa pun yang Anda minta.”

    Salah satu yang membuat takluk Abu Sufyan saat pengepungan Mekah adalah isi pengumuman Rasul. “Siapa yang masuk Masjidil Haram, ia aman. Dan siapa yang masuk rumah Abu Sufyan, ia juga aman.” Dan itu salah satu bentuk pujian.
    Sedemikian dahsyatnya pengaruh pujian, Rasulullah saw. pernah mengatakan, “Taburkanlah pasir ke wajah orang-orang yang suka memuji dan menyanjung-nyanjung.” (HR. Muslim)

    sumber : http://perempuanlangitbiru.multiply.com/reviews/item/24

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: