Sang Pemberani

3 April 2011

(Posting pake smartphone. Sambil tiduran. Hhehe). Janjinya sih ngeblog paling engga seminggu sekali. Berbagi paling engga seminggu sekali. Trus, minggu ini mau berbagi cerita original apa ya?. Yah. Blog ini memang sangat special. Hhahaha. Isinya bukan copas, bukan cerita dari orang. Walaupun ada, pasti semua detail sumbernya jelas. Yang ini pemikiran dari siapa. Yang itu dari siapa.

Oleh karena pemikirannya sangat original. Blog ini agak jarang berproduksi. Hhehhe. Kalau posting pun simple. So selesai intronya.

Masih inget gak. Dulu masih kecil kita semua seorang yang pemberani. Berani ngapain aja. Ga takut apapun. Hahhaha. Na sampe sekarang masih menjadi orang yang pemberani kok. Tapi memang. Dari tahun ke tahun sifat pemberani itu mulai luntur. Saat SMA na gapernah takut apapun. Hantam semuanya. Pas kuliah ini nih. Banyak “jiper”. Banyak yang blom dicoba, tapi udah nyerah duluan. Banyak yang blom dicoba tapi udah ga kuat duluan.

Taukah kamu: “Sesungguhnya, beserta kesulitan, ada kemudahan”

Setiap sebuah kesulitan yang datang. Beranilah. Karena ada kemudahan dibaliknya.

Kalau kamu merasa hal yang mudah datang padamu. Tenanglah. Karena ayatnya BUKAN “beserta kemudahan ada kesulitan”. Kemudahan yang kamu dapatkan adalah sebuah kemudahan karena kemudahaNya. Hanya itu saja. Berani kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: