Perlindungan untuk Indonesia Demi Kesejahteraan Bangsa

7 July 2011

Sabrina Adani Katili

1300710

Kuliah Studium Generale ke Sepuluh diadakan pada hari Sabtu, 20 April 2011, bertempat di Aula Barat, ITB. Pembicara pada kuliah ini adalah Menteri Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia, Fadel Muhammad. Pada kesempatan kali itu, banyak sekali wawasan baru yang didapatkan oleh mahasiswa.Pada kulian stadium gerale tersebut, Menteri Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia, Fadel Muhammad, lebih banyak berbagi mengenai pengalaman kepemimpinan yang pernah dijalani karena sebelum menjadbat menjadi Gubernur Gorontalo.

Fadel Muhammad adalah salah satu menteri lulusan ITB. Fadel Muhammad sedari masa kuliahnya sudah bertekat menjadi seorang pengusaha. Fadel Muhammad sudah memulai kariernya di dunia kampus menjadi seorang editor majalah keprofeisan di ITB. Di massa kuliahpun Fadel Muhammad sudah memiliki satu mobil dan dua motor. Sedari menjadi mahasiswapun sudah Fadel Muhammad sudah bertekat untuk tidak akan menjadi seorang pekerja yang bekerja pada prang lain dan setelah lulus dari ITBpun Fadel Muhammad langsung menjadi pengusaha. Fadel Muhammad sangat menghimbau para mahasiswa agar menjadi seorang pengusaha untuk membangun bangsa sendiri. Karena pada kenyataannya, keuntungan yang diambil oleh pengusaha dari bangsa lain yang diambil dari Indonesia sangat besar.

Kemajuan sebuah Negara bukan lagi ditentukan oleh faktor karunia alam, tetapi oleh rekayasa manusia. Hal tersebut memang merupakan kenyataan yang ada dimana dapat dilihat dari Negara Indonesia sendiri. Indonesia merupakan Negara kaya nan luas, tetapi masih saja banyak kemiskinan yang terjadi sekarang. Laut yang dimiliki Indonesia sangat luas, bahkan lebih luas dari daratan yang dimiliki, tetapi laut Indonesia masih banyak yang belum dimanfaatkan dan para mayoritas nelayan Indonesia kondisinya tidak sejahtera.

Fadel Muhammad menganut paham ekonomi protektif, yaitu paham ekonomi yang melindungi bangsa sendiri. Indonesia harus dilindungi dari produk-produk luar negeri yang menyerang bangsa ini. Kalau bukan bangsa Indonesia yang melindungi produknya, maka siapa lagi?. Banyak kebijakan Fadel Muhammad sebagai Menteri Perikanan dan Kelautan yang dibuat untuk melindungi produk dalam negeri, khususnya produk perikanan. Fadel Muhammad melarang kapal-kapal illegal yang membawa produk luar negeri yang datang untuk dijual ke Indonesia. Kapal-kapal asing tersebut membawa hasil ikan ke pasar Indonesia dengan harga yang sangat murah. Ikan dijual  seharga 5000 rupiah oleh pihak asing tersebut, sedangkan ikan yang berasal dari nelayan Indonesia dijual seharga 15.000 rupiah. Hal tersebut dapat menyebabkan tidak dibelinya ikan-ikan tangkapan nelayan Indonesia, sehingga nelayan Indonesia mengalami kerugian besar. Adanya perbedaan harga yang sangat signifikan tersebut dipengaruhi oleh perbedaan teknologi yang digunakan. Pihak asing tersebut menggunakan teknologi penangkapan ikan yang canggih, efisien serta efektif dengan biaya produksi yang rendah. Sedangkan nelayan Indonesia masih mengandalkan teknologi rendah yang bertenaga kerja manusia.

Dalam memilmpin sebuah organisasi,visi dan misi organisasi yang jelas harus dimiliki.Sehingga orang-orang yang terlibat di dalam oranisasi tersebut selalu bekerja dengan semangat karena tujuan yang ingin dicapai tergambar dengan jelas. Visi dari Kementrian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia adalah “Indonesia penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar 2015”. Dan misinya yaitu mensejahterakan masyarakat kelautan dan perikanan. Visi yang dibuat adalah visi yang baik karena adanya informasi targetan waktu dari terwujudnya tujuan bersama tersebut. Terwujudnya Indonesia menjadi penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar pada tahun 2015 bukan merupakan sebuah mimpi yang tidak masuk akal karena semua perhitungan telah dilakukan. Fadel Muhammad juga menghimbau agar tidak perlu malu belajar dari keberhasilan orang lain, selayaknya Indonesia juga tidak perlu malu belajar dari keberhasilan China.

Kuliah Studium Generale yang diberikan oleh Fadel Muhammad sangat membuka luas wawasan dan memancing semangat dari mahasiswa untuk menjadi seorang pengusaha. Fadel Muhammad juga menghimbau kepada seluruh mahasiswa agar selalu menjadi pribadi yang bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: