Riset Jamu dan Obat Warisan Nenek Moyang Menjadikan Indonesia Pusat Obat Herbal Dunia

7 July 2011

Sabrina Adani Katili

13007100

Indonesia merupakan Negara yang sangat luas dan kaya. Indonesia tidak hanya memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, tetapi juga kebudayaan yang beraneka ragam. Seperti lirik lagu Koes Ploes pada era 90-an yang berbunyi “tongkat kayu dan batu jadi tanaman”, amat tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Indonesia mendapatkan berkah dari Tuhan yang amat banyak. Riset dan teknologi pada bangsa ini adalah suatu hal yang harus menjadi perhatian penting karena hal inilah yang menjadi kunci dari perkembangan bangsa ini pada masa yang akan datang. Riset dan teknologi di Indonesia juga tidak boleh terhenti karena bidang riset dan teknologi merupakan hal yang sangat menentukan posisi daya saing Indonesia.

Studium Generale yang diadakan pada hari Sabtu, 12 Maret 2011 menghadirkan Bapak Suharna Surapranata, Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Disana, mahasiswa mendapatkan penerangan terhadap perencanaan Indonesia dan diharapkan para mahasiswa ITB dapat melanjutkan segala hal yang direncanakan nantinya. “Negara kita lebih banyak membicarakan poitik ketimbang kebijakan inovasi. Setiap individu seharusnya dapat melakukan inovasi, dan bila inovasi tersebut ingin menjadi hal yang bermanfaat, inovasi yang ada harus dikelola di dalam sistem”, penjelasan Bapak Menristek di awal seminar.

Pada akhir sesi tanya jawab di akhir acara Studium Generale, seorang dosen Teknik Industri, Prof. Dr.Ir. Kadarsyah Suryadi menyampaikan pendapat mengenai pentingnya rencana Indonesia ke depan untuk memfokuskan bidang yang akan dikembangkan. Pernyataan dari Bapak Kadarsyah Suryadi adalah suatu hal yang memang sepantasnya dipertanyakan. Karena memang, bila berkaca dari Negara lain, misalnya Korea Selatan dan Jepang yang berfokus teknologi dan elektronik, Negara-negara Eropa yang berfokus pada efisiensi energinya, Amerika Serikat berfokus pada inovasinya dimana hal tersebut sudah direncanakan sehingga Negara-negara tersebut sekarang statusnya sudah tidak tertandingi oleh Negara lainnya karena mereka sudah membangun dasar yang sangat kuat dahulunya.

Seperti yang semua orang ketahui, dahulu, rempah-rempahlah yang membuat bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa lain. Dan sekarang, anehnya, sekarang bangsa ini mengalami kebinguan bidang apa yang difokuskan. Mengapa tidak untuk bangsa ini  mengembangkan riset mengenai rempah-rempah tersebut. Rempah-rempah tersebut tidak hanya digunakan untuk bahan dapur tentunya. Jamu yang banyak ada dijual oleh ibu-ibu, obat nenek moyang yang masih belum diketahui kandungan apa yang terdapat di dalamnya. Hal tersebut seharusnya bisa dijadikan riset yang luar biasa yang dapat menyebabkan bangsa ini menjadi pusat obat herbal dunia. Resep nenek moyang seperti menjadikan bawang merah, bawang putih sebagai obat sakit gigi dan resep lainnya misalnya obat kuat, obat diabetes dll.

Dengan banyaknya rempah-rempah, obat resep nenek moyang, dan jamu yang kandungan masih berada dalam tanda tanya. Layaknya, riset Indonesia dapat berfokus pada warisan nenek moyang kita dahulu dan akhirnya dapat membuat bangsa ini menjadi pusat obat herbal dunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: